FACING THE GIANT
Grant Taylor adalah seorang pelatih tim futbol junior bernama “ Shiloh Eagles “di sebuah SMU di AS. Sudah 6 tahun ia menangani tim ini tapi prestasi tim ini tidak juga membaik, tidak satu gelarpun didapatkannya bersama tim ini. Karena prestasi yang buruk dari tim “ Shiloh Eagles ” banyak para siswa yang berbakat yang merupakan pemain inti dari tim ini memilih untuk pindah sekolah demi mendapat tim yang lebih baik. Tim futbol inipun menjadi semakin terpuruk dan putus asa, tanpa pemain bintang mereka maka prestasinya akan semakin terpuruk. Di saat timnya terpuruk ia pun didesak untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala pelatih dan itu membuatnya stres dan putus asa. Hanya ada dua pilihan, membuat timnya menjadi juara atau mundur.
Dalam kehidupan rumah tangganya Grant Taylor pun mengalami banyak masalah, pekerjaannya sebagai pelatih tidak bisa membuat ia dan istrinya Broke Taylor untuk mendapatkan kehidupan yang sejahtera. Ia tinggal di rumah sederhana dan hanya memiliki sebuah mobil tua yang sering mogok. Empat tahun usia pernikahan yang belum di karuniakan seorang anak pun menambah beban hidup dari sang pelatih ini.
Dengan segala masalah ini Grant
Grant menerapkan pola pikir yang baru bagi timnya, yaitu percaya diri dengan kemampuan sendiri dan tetap melakukan yang terbaik dalam setiap pertandingan yang dihadapi. Perlahan lahan tim ini mulai bangkit dengan semangat dan kebersamaan yang baru, dengan tim yang ljauh lebih solid kemenangan demi kemenangan berhasil diraihnya yang membuat tim ini menjadi terkenal bahkan menorehkan sejarah untuk bisa mengikuti pertandingan di tingkat daerah bukan lagi tingkat sekolah. Pihak sekolah pun memberi kenaikan gaji dua kali lipat bagi pelatih ini karena prestasi luar biasa yang didapatnya, bahkan ia mendapat hadiah sebuah mobil baru dari orang tua siswa yang bangga akan prestasi anaknya. Ini membuat kehidupan Grant Taylor dan istrinya menjadi lebih bahagia dan sejahtera.
Pada saat mengikuti kejuaraan daerah tim ini sempat kalah di pertandingan pertama karena kecurangan yang dilakukan tim lawan Ini membuat mereka nyaris putus asa tapi sesuai dengan komitmen awalnya mereka tetap bangga karena telah memberikan yang terbaik. Suatu mujizat terjadi, karena kejelian panitia maka lawan mereka didiskualifikasi dan mereka bisa melanjutkan ke pertandingan selanjutnya. Kejadian ini membakar semangat tim “ Shiloh Eagles “ dan memberi motivasi yang luar biasa bagi sang pelatih dan timnya sehingga akhirnya merekapun bisa mengalahkan tim – tim lawan sehingga mengantarkan tim ini sampai ke final.
Di final mereka menghadapi masalah besar, dengan hanya 32 pemain mereka harus menghadapi tim juara bertahan tiga kali berturut – turut yang memiliki 85 pemain hampir tiga kali lipat jumlah mereka. Mereka nyaris putus asa karena tertinggal di babak awal, tapi dengan tekad yang bulat setelah perjuangan panjangnya maka tim ini bangkit dengan strategi barunya dalam menghadapi lawan. Bahu membahu dengan segenap kemampuan dan tenaga yang tersisa disertai percaya diri dan kerjasama yang baik maka akhirnya tim ini pun bisa menang. Hal yang tidak pernah diduga oleh siapapun sebelumnya, tim ini bisa menjadi juara daerah mengalahkan lawan raksasanya tersebut.
Kemenangan ini menjadi hadiah yang luar biasa untuk pelatih Grant Taylor, membuktikan bahwa ia adalah seorang pelatih yang berkualitas. Kebahagiaan baginya tidak berhenti sampai disitu, istrinya ternyata hamil dan akhirnya iapun akan menjadi seorang ayah, akhir sebuah penantian yang panjang dari pasangan
Akhirnya, tim “ Shiloh Eagles “ bisa menjadi sebuah tim favorit yang luar biasa, pelatih Grant Taylor pun bisa bangga dengan timnya ini. Ia menjadi seorang pelatih yang sukses dan bisa memiliki keluarga bahagia dan sejahtera dengan anak – anak yang melangkapi kehidupannya.
* THE END *
Pelajaran yang bisa diambil dari film ini :
- Untuk bertahan dalam hidup ini, kita harus memiliki motivasi. Tidak hanya dari satu hal, semakin banyak motivasi dari luar akan semaklin baik.
- Percaya akan kemampuan diri sendiri
- Dalam sebuah tim kita harus memiliki kerjasama dan solidaritas yang tinggi
- Pantang menyerah dalam menghadapi masalah apapun
- Selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam hidup ini.
- Bersyukur pada Tuhan ( Ini yang terpenting dari semuanya )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar